Masih Berbudayakah Kita?

Sebagai seorang yang berdarah melayu deli, sejak kecil pun saya sudah terbiasa mendengarkan lagu melayu. Sebut lah salah satunya Puteh Ramlee yang sampai sekarang pun saya masih suka sekali menonton film dan mendengarkan lagu-lagunya. Sedari kecil pula saya senang sekali menonton siaran TV3 dan TV1 yang memang tertangkap dengan bersih di TV rumah saya. Titian muhibah tentunya tidak akan saya lewatkan.

Tetapi, rasanya belakangan ini isu Indonesia – Malaysia semakin memanas. Sudah berapa kali kita bermasalah dengan malaysia? Sering sekali ya memang. Dari masalah kecil-kecilan, sampe mau diserang dan perang. Dari cuma sekedar flaming di internet, sampai mau mengirimkan bala tentara. Dari masalah perbatasan negara, sampai Blok Ambalat. Aduh 🙁

Yang paling saya sedihkan adalah, mereka menyebut kita “indon”, lantas kita pun menyebut mereka “malingsia”. Julukan terakhir benar-benar berkibar setelah kejadian lagu “Rasa sayange” yang diakuisisi secara semena-mena.

Beberapa hari yang lalu hangat kembali di salah satu media tentang lagu “Bintang Kejora” dan “Abang Tukang Bakso” yang diberi sentuhan baru –begitu menurut pengakuan pencipta lagu Aspalela yang memang meniru dua lagu sebelumnya. Selain itu, cobalah bermain-main ke situs resmi pariwisata mereka, maka kita beberapa kali akan merasa dejavu.

Read More