The Two Stripes

ALHAMDULILLAH.

Setelah semua tekanan karena peer-pressure dan basa-basi, setelah semua keheningan dan pertengkaran karena pertanyaan tendensius dari orang lain, setelah semua sangka baik dan buruk, setelah semua doa dan harapan, setelah penantian beberapa bulan terakhir, setelah semua rasa iri tingkat tinggi ketika melihat anugrah kepada orang-orang lain, setelah semuanya….

The Two Stripes. Dua garis.

Terima kasih untuk semua doanya, teman-teman. Jangan berhenti doakan kami ya 

Modernisasi itu…

Untuk orang-orang yang sudah menjadi pengguna internet sejak jaman nggak enak, tentunya masih ingat betapa dulu kecepatan internet sangatlah… emmm… kurang memadai, jika dibandingkan dengan jaman sekarang.

Jaman (ehm, sambil berdehem nih) dulu, terutama jaman waktu saya masih SD, umumnya akses internet hanya tersedia dengan kelas dial-up. Tau nggak? Itu loh, yang kalau mau konek, harus dial dulu nomor tertentu, lalu modemnya berbunyi, tuutttt tat tit tuuuuutt…

Oke, kalau memang belum tau, coba tanya sama yang lebih tua berpengalaman, hehe. Untuk yang masih ingat, mari kita bernostalgia, hehehe lagi.

Read More