Ciyus? Miapah?

“Om, nie nomor baru qu. Di-save eaa…”

Begitulah bunyi sms yang saya terima minggu lalu, dari keponakan saya, sebut saja namanya Rosaceae — bukan nama sebenarnya. Setelah saya simpan ke existing contact, ternyata ada tujuh (iya, tujuh!) nomor yang terdaftar atas namanya, belum termasuk beberapa nomor yang sudah saya hapus. Kalau dihitung-hitung, mungkin sampai belasan nomor.

Itu baru salah satu keponakan. Belum lagi para kolega, sepupu, teman, orang yang sekedar kenal, dan seterusnya. Sebagai seseorang yang sudah menggunakan telepon seluler sejak tahun 2000 (edan, udah 12 tahun lalu, hihi), tentulah banyak sekali kontak yang sudah tersimpan, terakhir saya cek lebih dari 1000 entri.

Yang kurang menyenangkan adalah, apabila ada orang-orang yang sering berganti nomor telepon. Rasanya tidaklah mungkin (lebih tepatnya, kurang kerjaan) jika harus mengecek satu persatu apakah nomor-nomor yang tersimpan masih aktif dan dipergunakan. Terlebih lagi jika oknum-oknum (halah!) tersebut tidak pernah mengkonfirmasi nomor mana yang aktif dan mana yang tidak lagi dipakai.

Salah satu faktor penunjang utama dalam terjadinya kasus-kasus seperti di atas (halah bahasanya) adalah murahnya harga perdana (starter pack) Sim Card di Indonesia saat ini. Tentunya, ini bukanlah hal buruk, karena ini adalah hasil dari evolusi perang tarif telco yang seringnya lebih menguntungkan pelanggan. Tapi, jika tidak disikapi dengan baik dan bertanggungjawab, maka hasilnya adalah gonta-ganti kartu setiap bulan.

Saya masih ingat betul, ketika pertama kali memiliki telepon seluler (Ericsson GF786), sim card pertama saya beli berharga 300 Ribu Rupiah. Murah? Itu harga bekas, bukan beli baru. Mahal? Itu sudah murah, rata-rata harga starter pack sim card jaman itu harganya mendekati Satu Juta Rupiah. Hehe.

Kemarin saat bertemu dengan Rosaceae, saya tanyakan perihal hobinya yang sering berganti nomor tersebut. Lalu dengan polosnya dia sebut, salah satu sebab utamanya adalah tarif. Tidak adanya kepastian tarif (dengan kata lain sering berganti-ganti, atau butuh intelejensia tingkat mahasiswa S2 untuk memahaminya), atau bahasa kerennya, Certain Tariff.

Tanpa Certain Tariff seringnya mengakibatkan pengguna seperti Rosaceae khawatir ketika mau telepon ataupun berinternet, jangan-jangan nanti pulsa jebol. Ini penting, karena Peace of Mind adalah salah satu faktor penting bagi konsumen, terutama pengguna telepon seluler.

Lalu, sesudah itu?

“Aku suka ga paham cara setting berbagai gadget yang aku punya, setting tablet, setting Blackberry, dan macem-macem lainnya, Om…”

Oh, ini faktor penting juga. Pelanggan memang inginnya No Hassle, jadi tinggal colok, tinggal pakai. Saya bilang ada operator yang gak perlu repot menghapal berbagai macam settingan untuk masing-masing gadget.

Belum sempat saya terangkan panjang lebar soal mengakali kerepotannya dalam menyetting berbagai macam gadget-nya, Rosaceae sudah nyeletuk lagi…

“Anu, Om, soal roaming juga sering jadi masalah. Aku kan pengen gak ada masalah kalo lagi mau belanja ke Kuala Lumpur atau ke Singapura. Pengen lancar paket Blackberry-nya juga…”

Nah, ini dia… Ini juga salah satu problem saya ketika berkunjung ke negara tetangga, karena umumnya disana harga starter pack prepaid sim card itu mahal, belum lagi bicara tarifnya. Tapi kemarin saya menemukan kemudahan dengan salah satu operator yang menawarkan bebas roaming internasional. Fiuhh, leganya waktu itu.

“Aku pusing, Om, aku pingin operator yang bisa menawarkan itu semua, tanpa harus gonta-ganti lagi,” katanya. Nah, ini dia, akhirnya dia minta solusi.

“Coba aja kamu baca-baca tentang fasilitasnya XL. Setau Om, XL yang menawarkan fitur-fitur tadi secara terintegrasi. Bahkan di ulang tahunnya yang ke-16, XL lagi memperkenalkan Program Roaming ‘One Tariff’. Ini link-nya…” Kata saya sambil mengetikkan di tablet super canggihnya itu.

“Yah, Om gak ngasi tau dari kemarin sih… Kalau gitu, aku pergi dulu ya mau cari perdana XL,” katanya sambil berlalu terburu-buru.

Oalah, baru saja saya mau menjelaskan kalau XL sampai tanggal 10 November 2012 sedang  mengadakan Event Facebook Competition dengan hadiah liburan ke Phuket, Tokyo, dan Paris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *