Seperempat Abad

Melewati tanggal kelahiran setiap tahunnya dimaknai dengan banyak cara. Ada yang menyebutnya pesta ulang tahun; dengan budget uang tidak sedikit mengadakan acara di suatu tempat dengan teman dan orang-orang terdekat, ada yang menyebutnya malam pesta pora dengan ditemani musik hingar bingar dan berbagai jenis minuman, ada yang menyebutnya sebagai hari kontemplasi, namun tak sedikit pula yang melewatkannya dengan biasa-biasa saja.

Dan saya sudah mencoba berbagai variasi dari cara-cara diatas. Namun ada satu hal yang baru saya sadari saat ini, bahwa disetiap rutinitas tahunan itu sangat jarang saya lewatkan bersama belahan hati. Bahkan jika saya tidak salah ingat, hanya sekali saya melewatkan rutinitas tahunan itu dengan pacar –itu pun hanya di rumahnya saja– yang artinya sisa tahun-tahun lainnya saya melewatinya sebagai seorang jomblo.

Read More