find a good shrink, girls!

Hujan yang mengguyur Jakarta dengan sangat derasnya beberapa hari belakangan ini membuat saya menjadi mati kutu. Bukan karena tempat tinggal saya ikut kebanjiran–setidaknya sampai saat terakhir saya melihatnya–tapi karena Jakarta menjadi kota yang hampir bisa dikatakan lumpuh. Traffic jam dan banjir ada dimana-mana.

Awalnya, saya berencana untuk segera berangkat ke Jogjakarta. Dengan rasa rindu yang sudah luar biasa karena sudah lama tidak “pulang” ke jogja, saya segera packing dan bersiap-siap berangkat ke gambir. Berangkat dengan TransBSD tujuan Ratu Plasa, saya sudah agak tenang karena jalanan di sekitar komplek menuju tol aman-aman saja. Namun, begitu masuk tol BSD, hati saya mulai risau. Air setinggi–setidaknya–50 cm menggenangi tol sepanjang kurang lebih 20 meter. Untung saja saya menggunakan bis, karena mobil pribadi akan sangat susah payah melewatinya.

Selama perjalan menuju Ratu Plasa, saya terus mendengarkan radio. Banjir rupanya telah mengepung titik-titik strategis di Jakarta. Akhirnya, saya menghubungi Windy yang kebetulan sedang berada di Ratu Plasa untuk mencari teman di tengah kebingungan. Haha.

Sesampainya Ratu Plasa, langsung duduk di titik internet paling strategis, dan mencari informasi cara keluar dari Jakarta. Hasilnya? Read More